Tips Nafas Segar Selama Berpuasa
Nafas segar sepanjang hari selalu menjadi impian bagi yang menjalani ibadah puasa. Bagaimana tidak, bila bau mulut kita tidak enak saat sedang berpuasa, tentunya banyak orang jadi risih untuk mengobrol dengan kita.
Bau mulut dalam berpuasa terjadi karena kurangnya cairan di dalam mulut dan saluran pencernaan yang kosong sehingga menimbulkan bau mulut tersebut. Mulut yang menjadi kering mengakibatkan bakteri dapat berkembang biak di dalam mulut dengan baik yang memecah asam amino dan menghasilkan gas sulfur dan membuat mulut berbau tidak sedap.
Tanda-tanda adanya bau mulut biasanya adalah air liur kental, mulut kering dan rasa tidak nyaman bicara. Lawan bicara akan terlihat risih, menjauh dan mengambil jarak dalam berbicara.
Langkah-langkah berikut ini bisa membantu Anda untuk memiliki Nafas segar selama berpuasa. Ikuti, yuk!
Gosok Gigi, Rajin menggosok gigi (terutama selesai makan) adalah langkah terpenting jika tak ingin bau mulut menyerang. Namun, jangan asal menggosok gigi. Luangkan waktu 3-4 menit untuk menggosok gigi dan sela-selanya. Tujuannya agar semua permukaan gigi bisa dibersihkan dari bakteri. Ingat, gosok pelan saja agar gusi tidak terluka.
Benang Gigi, Celah gigi biasanya tidak terjangkau oleh sikat gigi, tapi tenang saja, ada benang gigi yang bisa menolong. Ingat, di celah gigi bakteri “tinggal” dengan nyamannya. Nah, menggunakan benang gigi berarti menyelesaikan pekerjaan yang dilakukan dengan menggosok gigi. Lebih komplet, lebih sehat.
Pembersih Lidah, Bakteri juga bersembunyi di lidah. Atasi dengan pembersih lidah yang ampuh membuang lapisan lidah yang berbakteri. Hati-hati membersihkan bagian belakang lidah, ya, jangan sampai tersedak.
Cairan Pencuci Mulut, Untuk menghindari plak gigi, pilihlah mouthwash yang alami (dari daun sirih atau cengkeh) dan berkadar alkohol rendah. Sebab, semakin banyak alkohol dalam mouthwash, semakin mudah juga membuat mulut kering yang memicu si bau mulut.
Sumber: kompas.com

Leave your response!